Rezeki Halal dan Berkah

Senang rasanya berdagang jika barang yang kita jual setiap harinya selalu laris manis tak bersisa. Selain melipatgandakan pemasukan, larisnya barang dagangan juga sudah pasti melipatgandakan semangat kita untuk bekerja lebih giat. Dengan begitu hasil yang didapat juga cukup untuk membiayai semua kebutuhan hidup yang semakin hari semakin mahal saja.

Apa yang saya ceritakan lewat kesaksian ini merupakan pengalaman pribadi saya sendiri. Semakin laris dagangan dan semakin banyak pemasukan maka akan semakin meroket pula semangat saya untuk berusaha mencari rezeki di jalan yang halal dan diridhoi Tuhan.

Sekedar ingin berbagi di sini, dulu saya bukanlah seorang pedagang yang seberuntung sekarang. Dagangan tak laku, modal tak kembali, pembeli tak mendekat, ujung-ujungnya malah hutang yang menumpuk dan frustasipun mengikuti karena tunggakan yang tak bisa dilunasi. Lalu bagaimana kisahnya sampai saya bisa semujur sekarang, dengan rumah baru siap huni dan segala kebutuhan hidup yang tak pernah gagal saya penuhi?

Jawabannya sederhana saja. Nasib saya bisa dibilang berubah total semenjak saya memiliki Bambu Petuk dari Asosiasi Parapsikologi Nusantara. Benda bertuah ini saya dapatkan dari Kang Masrukhan, seorang konsultan spiritual yang namanya saya kenal dari seorang kerabat. Dengan menggunakan Bambu Petuk, usaha saya bertambah ramai, lancar dan tak pernah sepi pembeli apalagi sampai merugi. Secara otomatis penghasilan pun meningkat dan Alhamdulillah, belum pernah saya berhadapan dengan persoalan keuangan semenjak memiliki Bambu Petuk ini. Subhanallah

Deni – Lumajang